VEMMA IS THE BEST

Monday, June 23, 2008

Mohon Do'a Restunya...





Salam FUNtastic....

Mohon Do'anya dari rekan-rekan anggota TDA sehubungan akan di laksanakannya khitanan anak kami :

tanggal : 25 Juni 2008
jam : 06.30 WIb
di : Depok

Semoga dalam pelaksanaan khitanan nanti tidak ada halangan suatu apa pun, lancar sesuai yang kami harapkan dan semoga pula kami diberi kekuatan lahir bhatin, sehat jasmani terlebih terhadap anak kami yang akan di khitan.

Atas do'a dan dukungannya kami ucapkan terima kasih.


Salam sukses,


Junaedi
http://www.maximart.co.cc
http://www.maxiphone.co.cc



Tuesday, June 17, 2008

Untaian Do'a

Untaian Do'a
Oleh : KH Abdullah Gymnastiar

Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbaru , laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu, lahulmulku walahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiirun, laa ilaaha illallaahu wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.

Duhai Allah,
Duhai yang mendetakkan jantung ini,
Duhai yang selalu memberikan makan kepada hamba-hambaMu ini,
Duhai yang memberikan air yang sejuk di kala kami dahaga,
Duhai yang mengaruniakan kantuk di kala kami lelah,
Duhai yang selalu mengurus diri-diri kami di kala kami tertidur pulas,
Hanya Engkaulah Yang Maha Agung,
Ya Allah, betapapun kami menghianatiMu setiap waktu tapi tiada suatu saat pun terputus Engkau memberi nikmat kepada kami,
Ya Allah jadikanlah hari ini menjadi hari ampunan bagi segala kebusukan kami.
Penghapus bagi seluruh dosa-dosa kami, hari dimana Engkau singkapkan tabir dari hati kami, hari dimana Engkau gantikan segala kegelapan dengan cahaya di qolbu ini.
Ya Allah, kami ingin merasakan indahnya hidup dekat denganMu,
Kami ingin hari-hari yang tersisa ini menjadi hari-hari yang selalu akrab bersamaMu, kami lelah jauh dariMu ya Allah , kami tidak ingin terpuruk dan terhina karena tenggelam dalam kemaksiatan.,
Berikan kepada kami kemudahan, untuk mengenalMu Ya Allah,
Berikan kepada kami jalan untuk bisa mendekat kepadaMu,
Jadikan kami menjadi orang-orang yang selalu merasakan, kehangatan, kasih sayangMu.
Ya Allah jadikan sujud kami menjadi sujud yang selalu nikmat Kepada-Mu,
Jadikan shoadaqoh kami menjadi jalan yang membuat kami akrab denganMu,
Jadikan amal-amal kami sebagai amal -amal yang tulus hanya karenaMu,
Ya Allah jangan biarkan kesibukkan dunia membutakan hati kami,
Jangan biarkan hawa nafsu, menjerumuskan kami,
Jangan biarkan syahwat membuat kami terjerumus dalam maksiat,
Jangan biarkan amarah membuat kami terhina dalam kedzoliman,
Ya Allah, wahai yang Maha Mendengar, sayangilah kami Ya Allah.
Berkahi sisa umur kami ini,
Jadikan umur yang tersisa ini membawa maslahat bagi orang tua kami, bagi keluarga kami, bagi sebanyak-banyak-Nya umat Mu,

Rabbanaa aatinaa Fid dun-yaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa 'adzaaban naar "Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan (pula) di akhirat, dan peliharalah kami dari azab neraka"


Salam sukses,


Junaedi
http://www.maximart.co.cc

Thursday, June 12, 2008

Gerakan Pay It Forward

Gerakan Pay It Forward
http://jamil.niriah.com

Pay It Forward adalah sebuah film drama Hollywood yang diproduksi pada tahun 2000. Film yang disutradarai oleh Mimi Leder itu mengisahkan tentang sebuah ide sederhana dari seorang anak kecil berusia 11 tahun, Trevor. Bocah kecil ini hidup bersama ibunya, Arlene, seorang pemabuk dan single parent.
Kisah film tersebut berawal pada saat seorang guru ilmu sosial di sekolah Trevor memberikan sebuah tugas. Sang guru, Mr. Simonet, meminta para murid memikirkan sebuah ide yang dapat mengubah dunia. Para murid juga diminta untuk mewujudkan idenya ke dalam tindakan nyata.
Pada saat itulah Trevor mencetuskan ide Pay It Forward atau bayar dimuka. Inti dari ide Trevor adalah ia hanya perlu menolong tiga orang. Pertolongan itu harus dalam bentuk yang nyata dan tidak bisa dilakukan oleh orang yang akan ditolong itu. Setiap orang yang telah ditolong harus menolong tiga orang lain, begitu seterusnya.
Trevor memutuskan bahwa tiga orang yang akan menjadi bahan eksperimen adalah seorang pemuda gembel pecandu narkoba bernama Jerry, Mr. Simonet yang masih hidup membujang, dan seorang teman sekelas yang selalu diganggu oleh sekelompok anak-anak nakal bernama Adam

Trevor melihat bahwa Ibunya sangat kesepian, tidak punya teman untuk berbagi rasa, telah menjadi pecandu minuman keras. Trevor berusaha menghentikan kecanduan ibunya dengan cara rajin mengosongkan isi botol minuman keras yang ada dirumah mereka, Trevor juga mengatur rencana supaya ibunya bisa berkencan dengan guru sekolah Trevor, Mr Simonet yang memberinya tugas itu.

Ide Trevor mulai berjalan. Jerry dibantu oleh Trevor dengan cara membelikan baju, sepatu dan perlengkapan lain untuk modal bekerja serta meyadarkannya agar tidak terlibat narkoba. Uang itu diambil dari tabungan Trevor. Ketika Jerry berucap tarima casi kepada Trevor, maka Treveor hanya menjawab ‘Pay It Forward”.

Jerry kemudian membantu memperbaiki mobil Ibunya Trevor yang rusak tanpa diminta. Sang ibu melihat perhatian si anak yang begitu besar menjadi terharu, saat sang Ibu mengucapkan terima kasih, Trevor menjawab "Pay It Forward”

Ibu Trevor yang terkesan dengan yang dilakukan Trevor, terdorong untuk meneruskan kebaikan yang telah diterimanya itu dengan pergi ke rumah ibunya (nenek si Trevor), hubungan mereka telah rusak selama bertahun-tahun dan mereka tidak pernah bertegur sapa, kehadiran sang putri untuk meminta maaf dan memperbaiki hubungan diantara mereka membuat nenek Trevor begitu terharu, saat nenek Trevor mengucapkan terima kasih, dan dibalas dengan ucapan: "Pay It Forward

Sang nenek yang begitu bahagia karena putrinya mau memaafkan dan menerima dirinya kembali, meneruskan kebaikan tersebut dengan menolong seorang pemuda yang sedang ketakutan karena dikejar polisi untuk bersembunyi di mobil si nenek, ketika pemuda itu sudah aman, si pemuda mengucapkan terima kasih, si nenek menjawab dengan kata-kata : "Pay It Forward".

Si pemuda yang terkesan dengan kebaikan si nenek, terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan nomor antriannya di rumah sakit kepada seorang gadis kecil yang sakit parah untuk lebih dulu mendapatkan perawatan, ayah si gadis kecil begitu berterima kasih kepada si pemuda ini, dan dijawab oleh pemuda itu dengan ucapan : "Pay It Forward"

Ayah si gadis kecil yang ternyata konglomerat terkesan dengan kebaikan si pemuda. Orang kaya itupun terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan mobilnya kepada seorang wartawan TV yang mobilnya mogok pada saat sedang meliput suatu acara. Saat si wartawan berterima kasih karena mendapat rezeki nomplok berupa mobil Jaguar, ayah si gadis menjawab: "Pay It Forward"

Sang wartawan yang begitu terkesan terhadap kebaikan ayah si gadis bertekad untuk mencari tau dari mana asal muasalnya istilah "Pay It Forward" tersebut. Naluri Jurnalistiknya mendorong dia menelusuri mundur untuk mencari informasi mulai dari ayah si gadis, pemuda yang memberi antrian nomor rumah sakit, nenek yang memberikan melindungi pemuda, Ibunya Trevor yang memaafkan nenek Trevor, sampai kepada si Trevor yang mempunyai ide tersebut. Dengan bantuan sang wartawan, Trevorpun muncul di televisi.

Namun umur Trevor sangat singkat, dia ditusuk pisau saat akan menolong teman sekolahnya, Adam, yang selalu diganggu oleh para berandalan. Selesai pemakaman Trevor, betapa terkejutnya sang ibu melihat ribuan orang tidak henti-hentinya datang dan berkumpul di halaman rumahnya sambil meletakkan bunga dan menyalakan lilin tanda ikut berduka cita terhadap kematian Trevor. Trevor sendiripun sampai akhir hayatnya tidak pernah menyadari dampak yang diberikan kepada banyak orang hanya dengan melakukan kebaikan kepada orang lain.

Menurut saya, walau Trevor meninggal dalam usia yang sangat muda. Itu jauh lebih baik dibandingkan dengan orang tua yang meninggal namun tidak meninggalkan inspirasi apa-apa. Trevor memang pergi terlalu cepat namun ia telah mampu menginspirasi banyak orang dan mampu membuat perubahan yang berarti.

Dengan kondisi Indonesia yang sedang carut marut, angka kemiskinan yang meningkat, pengangguran yang tak pernah berkurang, orang-orang yang bingung memasukan anaknya untuk sekolah karena biaya yang melangit bahkan di beberapa daerah ada yang terkena busung lapar, Gerakan Pay It Forward menurut saya salah saru alternatif yang bisa ditawarkan.

Lakukan gerakan “Pay It Forward” dimulai dari Anda sekarang juga. Hasilnya? Biarkan puluhan ribu orang, karangan bunga, dan generasi berikutnya mengenang Anda ketika nanti saatnya tiba. Dan yang paling penting, Tuhan-pun bangga dengan Anda.


Salam Sukses Mulia,


Jamil Azzaini, Inspirator Sukses Mulia.
Penulis buku Kubik Leadership dan buku Menyemai Impian Meraih Sukses Mulia

Thursday, June 5, 2008

UMKM yang selalu terjepit

Elastis, fleksibel, adaptif. Itulah karakter pengusaha mikro, kecil, dan menengah. Berbagai kiat diterapkan, umumnya dilakukan secara diam-diam, tanpa jeritan.

Diam-diam karena mereka tidak memiliki kekuatan menawar, apalagi kekuatan politik, untuk menekan penentu kebijalan. Berapa kali dalam setahun pelaku UMKM mendapat kesempatan untuk didengarkan pendapatnya sebelum pemerintah mengambil kebijakan? Atau dengar pendapat di parlemen yang melibatkan UMKM? Padahal, populasi yang begitu banyak mestinya mewujud dalam keterwakilan kepentingan.

Menurut data Badan Pusat Statistik, usha skala besar di seluruh Indonesia berjumlah 44.038 unit, usaha menengah 152.789 unit, usaha kecil 3,6 juta unit. Usaha mikro lebih dhsyat lagi karena berjumlah 19 juta unit. Masih ada 12.532 unit usaha yang tidak teridentifikasi.

Dari sisi jumlah UMKM sekitar 22,7 juta unit, betapa dahsyat kekuatan katup penyelamat ekonomi rakyat itu. Dengan asumsi setiap unit usaha mempekerjakan dan menghidupi rata-rata lima orang, UMKM memberi hampir separuh dari total penduduk kehidupan. Mereka tidak berteriak meminta fasilitas, kecuali penyesuaian agar bisa keluar dari kesumpekan dampak kebijakan yang sering kali tidak cermat penghitungannya.

Sejak tahun 2005 harga BBM sudah naik tiga kali. Kenaikan itu otomatis mendorong peningkatan harga bahan baku, onkos transportasi, biaya listrik, dan tenaga kerja. Sementara harga yang mesti dibayar meningkat, daya beli konsumen justru melemah. UMKM memotong margin keuntungan yang memang sudah tipis. Banyak yang bangkrut, tetapi lebih banyak yang bertahan dengan berbagai kiat.

Pasca kenaikan harga BBM Mei lalu, serentak harga kebutuhan lain pun berlompatan naik. Selain harga naik, distribusi BBM juga tidak lancar. Seperti kita lihat dalam siaran televisi antrean terjadi, pemburuan BBM terlihat dimana-mana. Silih berganti peristiwa dan kebijakan menghantam UMKM. Setelah harga BBM naik, minyak tanah tetap susah dicari, gas menghilang, harganya seolah tak tertahankan.

Padahal, ketersediaan BBM dalam jumlah cukup seharusnya menjadi konpensasi bagi mereka. Kompensasi itu pun belum terlihat, kesulitan dunia usaha diwarnai pula pemadaman listrik dengan durasi yang kian panjang akibat amburadulnya manajemen kelistrikan. Sebuah perusahaan di Purbalingga, misalnya, terpaksa menyalakan lilin untuk penerangan saat mengerjakan order.

Kendati elastis, fleksibel, dan adaftif, tidak berarti mereka harus selalu "ditinggalkan" dalam setiap kebijakan. Pemarjinalan UMKM harus dihentikan. Susahnya UMKM, sulitnya kehidupan rakyat.

Apalgi, kekeringan kini melanda sejumlah daerah. Hendaknya tidak dilihat sebagai peristiwa rutin. Faktanya, ada sekian banyak orang yang kehilangan hasil ditengah melorotnya daya beli dan meningkatnya harga kebutuhan pokok, seolah tak terkendalikan.


Salam sukses,


Junaedi

#sumber: KOMPAS (04 Juni 2008)

Thursday, May 29, 2008

Bangkit Itu...
























Bangkit itu SUSAH!
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang

Bangkit itu Takut…
Takut korupsi
Takut makan yang bukan haknya

Bangkit itu Mencuri!
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi…

Bangkit itu MARAH!
MARAH!!! Bila martabat bangsa dilecehkan!

Bangkit itu malu…
Malu jadi benalu
Malu karena minta melulu

Bangkit itu… Tidak ada!
Tidak ada kata menyerah!
Tidak ada kata putus asa!

Bangkit itu… AKU!
Untuk Indonesiaku

oleh : Deddy Mizwar

Tuesday, March 25, 2008

PENGHEMAT LISTRIK


Penemuan teknologi terbaru Energy Saver. Penghemat Listrik bekerja sangat efektif untuk menghemat listrik, tidak menyalahi aturan dan merugikan PLN.

• Menghemat beban pemakaian listrik 10 - 30%. • Mengurangi tarikan awal arus listrik/soft start. • Memaksimalkan daya terpasang. • Menjaga peralatan listrik. • Memperbaiki beban panas pada kabel tua. • Meningkatkan kapasitas kapasitas sistem dan peralatan. • Pemasangan yang mudah dan bebas perawatan.
ENERGY SAVER bekerja dengan cara mereduksi daya semu yang ada sehingga memaksimalkan kapasitas jaringan listrik danperalatan yang tidak efesien fungsi ENERGY SAVER (Volt) menurunkan jumlah arus yang masuk (Ampere) pada tegangan yang tetapsehingga meringankan biaya listrik (Watt) harus dibayar.

Teknologi ini mengacu pada KAPASITOR BANK yang yang biasa digunakan pada pabrik/industri dengan pemakaian daya listrikamat besar dan dengan melalui penelitian bertahun-tahun, akhirnya aplikasi ini dapat diterapkan untuk menghemat biayalistrik dilingkungan pribadi (rumah atau ruko) Anda.

ENERGI SAVER mengatasi masalah sekaligus penghematan.
450W - 2200W =Rp 350।000,-
2200W - 4400W = Rp 450.000,-
4400 - 7700W = Rp 550.000,-

ENERGI SAVER PENGHEMAT LISTRIK

TEKNOLOGI TERBARU Penghemat Listrik Energi Saver Korea.

Tarif listrik yang melonjak menjadi masalah besar saat ini, kini telah hadir alat penghemat listri "ENERGY SAVER", alat inidiciptakan untuk menghemat listrik dilingkungan Anda. ENERGY SAVER bekerja efektif pada jaringan listrik denganperlengkapan berikut:

• AC • Kulkas • Komputer • Mesin Cuci • Motor Listrik • Pompa Air • TV • Vacuum Cleaner • Kipas Angin • Lampu Bohlam/TL • Dll

Cara pemasangan:

Dipasang pada stop kontak parallel dalam satu jaringan listrik, alat ini bekerja tergantung peralatan dan pemakaian.

Beban minimal 1 Ampere (225 Watt) dengan power foctor 0,5 atau lebih bekerja efektif dengan kapasitas maksimal 10 Ampere/2200 Watt daya di atas 2200 Watt maka pakai ENERGY SAVER lebih dari 1 unit.

DIANJURKAN OLEH PEMERINTAH MELALUI SK.MENTERI PU NO. 23/PRT/78 Mendukung INPRES No. резреж Tahun 2005 Tentang penghematan Energi


# Saatnya Menghemat Listrik... #


Dapatkan DISKON 35% Selama Persediaan Masih Ada.

Cara Pemesanan:

SMS Ke : 0818 0711 3964 atau 0815 7414 6464

Pembayaran via tranfer Bank BCA

No. Rekening : 1741271325 atas nama Junaedi

Sunday, February 24, 2008

MAXIMArt di Liput Majalah DUIT!


Siang hari handphone berdering, diujung sana terdengar suara suara yang pernah saya kenal। Obrol sana obrol sisni tentang usaha yang kami kelola (MAXIMart) dan ternyata memang benar suara itu adalah suara Pak Eben dari Majalah DUIT! yang tidak asing lagi bagi saya sebagai komunitas Bisnis-Samart dan komunitas TDA ( tangan DI Atas). Pembicaraan pun panjang lebar seputar bisnis kami yang baru di "lounching" tanggal 25 Januari 2008 dan akhirnya beliau meminta kesediaan saya untuk diwawancara seputar bisnis MAXIMArt.



Tanpa pikir panjang lagi saya pun langsung mengiyakan perihal wawancara tersebut। Akhirnya kami sepakat untuk bertemu di sre hari, karena saya masih terikat sebagai orang gajian tempatnya pun kita sepakati di kantor tempat saya kerja tanpa mengganggu aktifitas kerja saya। Lagi-lagi kesepakatan waktu wawancara tercapai selepas jam kerja dan akhirnya disepakati wawancara dilaksanakan jam 17.30 WIB.

Kesepakatan tercapai dan pembicaraan via telpon pun ditutup dengan memegang teguh kesepakatan masing-masing. Setelah pembicaraan ditutup, terus terang saya tidak bisa mebohongi perasaan hati saya antara senang dan bingung mau ngomongin apa nanti dalam wawancara. Tapi Alhamdilillah dengan semangat yang membara ini harus saya lakukan demi menyemangati diri saya dan masyarakat pembaca Majalah DUIT! umumnya. Saat itu juga saya langsung menelpon istri mengabarkan seputar wawancara ini sekalian minta persetujuan... he he heee. Alhamdulillah sang istri pun memberikan dukungan penuh dan menyerahkan sepenuhnya kepada saya. Sebelum proses wawancara terjadi terus saja pikiran negatif, perasaan waswas datang silih berganti, maklum baru kali ini saya diwawancara oleh seorang wartawan.... ha ha ha haaaaa. Dengan diliputnya usaha kami di Majalah DUIT! apakah usaha ini akan terus eksis selamanya, juga tanggung jawab moral terhadap keluarga, konsumen dan masyarakat pada umumnya.

Tapi.., nasi sudah menjadi bubur apa boleh di kata saya akan perjuangkan bisnis ini agar tegar berdiri ditengah-tengah gempuran perititail-peritail berjaringan luas dan bermodalkan besar. Denag seijin Allah, saya optimis usaha ini akan menjadi lokomotif saya dan keluarga menuju yang lebih baik.

Disisi lain saya tidak bisa menyembunyikan kegembiraan seputar peliputan oleh Majalah DUIT!. Dalam hati saya berucap hitung-hitung numpang "ngetop" dan sekalian "ngartis" di Majalah DUIT!, karena sumur-umur baru kali ini saya diberi kemudahan untuk tampil di majalah. Sambil terus berfikir positif akan kemudahan ini ada yang lebih penting menurus saya adalah untuk menyemangati diri saya dan keluarga serta pemaca Majalah DUIT! pada umumnya. Mudah-mudahan banyak yang terispirasi, tergugah untuk menakhodai bisnisnya sekecil apaun bisnis itu. Perlu kita akui memang dalam berbisnis banyak sekali tantangannya tapi itu semua anugerah untuk kita lebih maju lagi dan lebih baik kedepannya.

Akhirnya saya ucapkan terima kasih kepada Pimpinan Redaksi Majalah DUIT! (Pak Eben) dan Pak Alfian sebagai fotografer yang telah meluangkan waktu datang ke outlet kami di Bojong Gede serta kru Majalah DUIT! sehingga liputan MAXIMArt berjalan lancar. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman di kantor yang telah memberikan dukungan atas liputan ini, juga semua pihak yang terlibat dalam proses peliputan (istri tercinta, anak-anak dan partner bisnis) kalian semua luar biasa.

Terima kasih ya Allah atas karuniaMU semoga kami dapat menjalankan amanah yang Engkau limpahkan kepada kami. Berikanlah kami jalan yang terang menuju ke jalanMU ya Allah, karena hanya engkau lah satu-satunya tempat kami berlabuh.


Salam sukses,


Junaedi
Owner MAXIMArt
Hp : 0813 1000 4288
http://zunaedi.blogspot.com